Beberapa minggu lalu ketika saya ada tugas di Bangkok, saya memutuskan untuk mempergunakan hari terakhir yang luang untuk belajar memasak makanan Thailand di Blue Elephant Cooking School yang legendaris. Hari itu flight saya dari BKK ke JKT via SGP dijadwalkan berangkat pukul 16.00 sehingga saya pun tenang mengikuti morning cooking class yang dijadwalkan.
Pada hari itu, jam 8 pagi saya bersama dua kolega dari New Zealand dan Singapore, berangkat ke Blue Elephant menumpang taxi. Saat tiba, kami disambut oleh segelas Lemongrass herbal drink yang dingin dan manis sekali dan kemudian di briefing oleh cooking instructor kita yang cantik bernama Breeze, seorang gadis Thai. Setelah itu kami naik Sky Train bersama dengan murid yang lain (jumlahnya ada 10, termasuk dari Hong Kong, Jepang, Italia, Amerika Serikat, Singapore, Indonesia, New Zealand dan Australia) menuju pasar pagi Bang Rak. Pasar ini mirip pasar-pasar di Jakarta, bedanya tidak terlalu bau dan kotor. Sebelum mulai mengelilingi pasar tersebut, Breeze mengajak kami untuk mencicipi Thai Iced Tea dan Thai Iced Coffee yang khas di salah satu stall. Setelah itu Breeze memulai pelajaran dengan memperkenalkan berbagai macam sayuran dan herbs khas Thai di kios-kios. Setelah sekitar satu jam lebih, kami kembali naik Sky Train ke Blue Elephant. Setelah tiba, kami disuguhi
minuman segar dan dibagikan masing-masing celemek dan map berisi resep-resep masakan yang akan diajarkan hari itu. Kami masuk ruangan teori dimana kami mendengarkan Breeze menjelaskan tentang 6 bumbu-bumbu utama masakan Thai (Kaffir Lime leaf, Kaffir Lime zest, Galangal, Coriander, Chilli dan Lemongrass), dishes yang akan dimasak dan kemudian ia mendemonstrasikan cara memasaknya.
Dish pertama adalah Tod Man Pla atau Thai Fish Cake. Setelah menonton Breeze dan asistennya memasak, kami dipersilakan mencicipi hasil masakan dan kemudian langsung ke dapur sebelah yang mirip laboratorium dimana setiap murid mendapatkan cooking area sendiri serta alat2 dan bahan yang diperlukan. Begitu seterusnya bolak balik dari kelas teori dan ke dapur untuk praktek, untuk dishes-dishes selanjutnya, Seafood Krathiem Prik Thai or Stir-fried Seafood with Garlic, Kai Phad Prik or Stir-fried Chicken with Red Curry dan Yum Som O or Pomelo Salad (Tiap hari, menunya cooking school ganti-ganti) . Khusus untuk Tod Man Pla, ternyata the secret adalah never add any flour dan kepal-kepal adonan dan lempar hingga nempel di piring, baru digoreng. Dijamin sedap dan gak hancur!
Selesai masak pukul 1 siang lewat dan dilanjutkan dengan makan bersama dengan murid-murid lain makanan yang telah dimasak sendiri di dining room restoran. Namun, karena saya takut ketinggalan pesawat karena kemacetan lalu lintas BKK yang cukup tersohor dan tidak mau terburu-buru makan, maka saya meminta makanan hasil masakan sendiri tersebut untuk dipak dengan rencana untuk memakannya di pesawat. Selain keempat dishes tersebut mereka juga mengikutsertakan mango and sticky rice untuk dessert. Selain itu setiap peserta mendapatkan sertifikat dan sebuah box biru beludru yang elegan berisi kartu-kartu resep, saus dan bumbu-bumbu. Wow! Breeze juga bilang boleh kirim email kalo kita menemukan kesulitan bahan makanan atau memasak saat kami sudah tiba di rumah negara masing-masing. Cihuy!
Setelah bergegas ke bandara, ternyata pesawat saya delay dua jam!! SQ gitu lho!! Huh! Otomatis dengan adanya delay ini saya tidak dapat mengejar pesawat terakhir dari Singapore ke Jakarta, sehingga saya diberi dua pilihan: menginap semalam lagi di Bangkok atau menginap semalam di Singapore dengan konsekuensi jika saya memilih pilihan pertama maka saya baru tiba di Jakarta jam 12 siang dan masuk kantor jam 2, tapi jika pilihan yang kedua maka jam 10 pagi saya sudah bisa masuk kantor.
Saya memilih yang kedua (sambil bersungut-sungut karena sudak capek sekali dan udah ngebayangin besok pasti bakal capek banget lagi karena harus bangun jam 4 pagi untuk ngejar first flight SGP-JKT yang jam 6 pagi untuk tiba jam 8an. Grrrrr!) tapi saya juga minta selain hotel, taxi, breakfast yang dibayarkan oleh mereka, saya juga mendapatkan fasilitas first class. Akhirnya hasil masakan Thai saya tersebut dinikmati oleh saya dan dua kawan kenalan baru saya yang juga stranded di first class lounge BKK airport yang sedang menunggu pesawat yang sama. Jadi tuh masakan kita gelar-gelar sehingga orang-orang sebelah ngeliat iri sambil pada makan kacang. Dan menurut teman-teman baruku sih masakanku enak banget!! Wah, aku langsung jadi tersipu! Ya masa baru kenal mau bilang masakan orang gak enak seh? Hehehe
Ini aku share resep favoritku:
Stir Fried Seafood with Garlic and Peppercorns (Seafood Krathiam Prik Thai)
Ingredients:
6 cloves garlic, peeled
3 tbsp vegetable oil
2 medium-sized prawns, shelled and deveined
70 g squid, cut into 2 cm
½ tsp ground black pepper
2 tbsp chicken stock
20 g fresh green peppercorns on the stem
2 stem fresh coriander, chopped
Seasoning Sauce
1 ½ tbsp oyster sauce
1 tsp light soya sauce
2 tsp sugar
Garnish:
Coriander Leaves
Prep:
Pound the garlic in a mortar. Heat oil in wok. Add the garlic. When its golden brown, add seafood and stir fry. Add ground pepper, all the seasoning sauce and chicken stock, then simmer for 2 minutes. Add the green peppercorn and coriander. Continue to stir then transfer to a serving dish.
Tip: Kata Breeze waktu kita menumis garlic sekalian aja tambahkan ground black pepper dikit biar gak cepet gosong….song. ..
Selain di Bangkok, Blue Elephant memiliki restoran cabang di: London, Paris, Brussels, Copenhagen, Lyon, Dubai, Kuwait, Bahrain, Malta, Beirut, Moscow. Sebentar lagi kabarnya akan buka juga di Shanghai.
Untuk informasi dan reservasi cooking class: http://blueelephant .com/school/ index.html
Harga: 2800 baht plus tax atau sekitar 85 USD for half day class.
44 comments:
duh jadi pingin ke thailand lagee
What a good way to kill time (sudah gitu kompensasinya OK juga ya gara2 delay... heheh...). btw, 'fresh green peppercorns on the stem' itu kaya apa ya? sejenis merica yg masih ada batangnya?
Its a fun place:) pergi gih, ntar gue nitip. hehe
Peppercorn itu semacam pepper yang masih muda dan di tangkainya gitu.... kayak anggur mini. Hehe. Its hot rek!
Yeah, in my experience SQ always takes care of their passengers if something like this happens. Teteup aja bete harus nambah semalem.
asik, kapan dong aku dimasakkin?
Kapan dong? Tapi di dapurnya Lenah ya? Hahahah, asik aku jalan2 ke London dong artinya! :)
ada juga cowo yang ikutan..
hasil karya kamu ngga kalah dong sama yang lain ?
drooling...
ini enak nih kayanya.
Sukses ngganya tergantung pemilihan bahan kali ya ?
Itu yang bulet-2 ijo apaan ?
wahhh seruuu ke thailand dan belajar masakkkkkkkkkk.
sempet bikin brosur dllnya blue elephant yg di jakarta. dulu kebetulan klien kantor gue. kalo the jittlada thai cuisine pernah nyoba? msh satu gruppp
Green peppercorn
Correct me if I'm wrong, tapi kayaknya Blue Elephant yang di Jakarta --> daerah Kuningan, gak ada hubungannya deh sama Blue Elephant yang di Bangkok. Soale BE yang di BKK punya cabang di seluruh dunia (11 kota) tapi di listnya Jakarta gak ada. Coba liat website nya deh. Udah gitu menunya juga beda.
Yup, you are right! Makanya kita dibawa ka pasar dulu untuk diajarin cara milih bahan yang baik!:)
Oh... fish cake...
*abis gedein gambarnya pingsan*
wahhh i dunnooooo jugaaaa, buuuu
hummm kalo gt kok berani2nya pake nama yg sama ya, yg di jkt.
have no clue whatsoever.
Cihuii..
Berarti, dikau akan sejago ibumukah memasak?
kapan dong bikin warungnya di jakarta, jadi kangen nih ama jajanannya thailand...
ih gile seru banget ya mbak...
Ah, beruntung sekali engkau, ngiri deh bisa ikut cooking class di Blue Elephant
Ya udah kalau enak dipraktekin di sini dong masakannya, ditunggu lho undangannya! :)
Ntar perlu dicoba nih kalau ada kesempatan jalan2 ke Bangkok!
wah asik banget.....
kapan ya di jakarta ada cooking school semenarik ini
wah asyik..kemarin pas ke sana udah ditawarin teman..tapi bokek...hiks..
ada websitenya ya...thanks ya infonya Fathia..
waaah...asyik banget...
nyoba resepnya ah kapan2...he he he..mau makanan Thailand susah...udah lah gue nun jauh di Inggris, di Norwich pula kota kecil...
he he he...mau nyari Blue Elephant adanya di London...itu juga muahal banget :(
mau lagi dong resep yg lain he he he....abis disini sih mau ikut kursusnya mana lah ada...
no wonder masakan lo dipuji, fath. Mo nyaingin nyokap nih ceritanya ? :))
Belon lah RIk... namanya juga baru belajar neh....:)
Bole.... modalin yach?:)
Bole.... modalin yach?:)
Seru banget dear!!! KAmu pernah ikutan cooking class gak dulu? Apa langsung jago gitu? :)
Yang bikin aku terkagum2 dgn cooking class ini adalah: Pertama websitenya representatif dan bisa booking lewat email! Kedua, small touches pas banget: contoh waktu kita dikasi coba thai iced coffee asli di pasar. Kemudian celemek dg logo Blue Elephant, file resep, kotak bumbu semua boleh bawa pulang. Kelasnya keren, porsi nya gede2. Yang ngajar bahasa inggrisnya jago dan ngerti ttg makanan dan bumbu. Malah dia bisa tau bumbu2 teretntu bisa diganti dengan bumbu apa di negara sala kita kalo memang gak ada....sigh.... bikin yuk di Jakarta!!:)
BE London ada kursusnya juga non! Tapi emang mahal seh.... :) Ah masa sih disana gak ada cooking class yang lain? Pasti ada deh say....
Memang pertama daftar agak meringis juga denger harganya, terus sempet mikir mau kursus tempat lain... tapi kan ini Blue Elephant gitu loooooh!:) Jadi ya mau gak mau deh. Hehe
Thanks Mas Tomi... enaknya sambil minum wine apa ya kira2? :)
Lid, gue tuh dari pertama kali ke BKK th 97, udah ngincer mau ikut les masak ini. Setelah bulak-balik ke BKK gak kesampean melulu, gue pas denger kemarin harus ke BKK, pertama kali yang gue lakukan adalah booking ini kelas. Hehehe.... gak rugi deh ikut, walau memang agak pricey dibandingin kursus lain di BKK....
yg bikin menarik tuh pake acara dibawa ke pasar segalaaaa, huhuuuyyy .... gue paling banter baru ikutan cooking classnya Pak William Wongso, males kali ye kalopake ke pasar mayestik, hihihihi
Kelasnya pak WW seru? Dia sendiri kah yang ngajar? Masakan nya masakan apa?
Secara pasar Bang Rak itu ya persis banget kayak pasar disini cuma bedanya gak terlalu bau dan jorok. Huahauhua
gue udah pernah 3 kali ikutan, 2 kelas diajarin orang lain (vietnam dan bali) dan Xmas cooking, yg ngajar Pak WW sendiri. Seru sih, kalopun bukan WW yg ngajar, dia bener2 pilih tukang masak yg jagoan masak. Gak cuma chef terkenal, ibu RT jg bisa, tp bener2 yang sudah terbukti masakannya endaaang :D
Fathiaaa.. rajiinnnyaa!:) eikh kamu kalo masak yg 'biasa2' aja (denger2)udah uenak! apalagi kalo spesial sengaja sampe kursus-mahal2 getoo yakh..
Kpnnn nheyy kiranya.. undang; jimi'm4m4mgr4t3s buat ngereview buah-jurus2 masak kamu ;)
btw, Thx buat resepnya yah; nanti aku lsg coba dirmh(sok-bisaaahahah;p)
Kalo udah jadi... kirim2 ya masakannya!:) Thanks Jim!
wah gila ini keren banget
yg ngajar bener2 mendedikasikan dirinya buat kuliner
yakin banget deh kalau di jakarta pasti bakalan menarik banget secara masakan indonesia itu beragam banget, lebih banyak dari masakan thai kayaknya...
Setuju! Kita bikin yuuuuk...:)
Setuju! Kita bikin yuuuuk...:)
Yee serius dia;) seandainya 'bisa' jg aku n'diri ga berani nyobain! ..soale bikinanku tastenya ga' manusiawi kalee ;p
mendingan daku kasi buatannya resto aja yakh.. sambil 'ngaku2in' hehe ;)
djadi lapeuuurrrr....
Post a Comment